**Shalat Hajat Tolak Bala: Memohon Perlindungan di Malam Arba Musta'mir** Pada malam yang penuh berkah, langit langgar Darus-Shafa diselimuti oleh ketenangan yang memancar dari doa-doa hamba-Nya, menyatu dalam sujud dan rukuk yang khusyuk. Pada tanggal 19 Agustus 2025, tepat pukul 18:00 waktu setempat, umat Islam berkumpul di masjid tersebut untuk melaksanakan ritual shalat Hajat Tolak Bala. Langgar Darus-Shafa, tempat bersejarah yang dipercaya memiliki energi spiritual tinggi, menjadi saksi bisu keimanan yang menggetarkan hati para jamaah. Dalam balutan cahaya rembulan, mereka bersujud merendahkan diri di hadapan Sang Pencipta, meminta agar dilindungi dari marabahaya yang mengintai dan segala macam kesusahan yang mungkin menimpa. Dengan khidmat, suara imam yang menggetarkan hati memandu jamaah melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Cahaya gemerlap lampu mesjid menciptakan suasana khusyuk yang semakin menguatkan keyakinan mereka bahwa Allah Maha Mendengar, Maha Mengasihani.

Di antara rindu dan harapan, doa-doa pun terucap, memohon perlindungan, keselamatan, dan kelancaran di dunia dan akhirat. Bergantian antara sujud dan duduk di antara tasbih, zikir, dan doa, jamaah memberikan sepenuh hati dalam ibadah yang dilakukan dengan penuh keikhlasan dan kepasrahan. Setiap rakaat shalat Hajat dirasakan sebagai momen magis yang mempersatukan hati dan jiwa dalam permohonan yang tulus kepada Yang Maha Kuasa. Pada malam Arba Musta'mir ini, langit-langit langgar Darus-Shafa dipenuhi oleh getaran spiritual yang tidak terlukiskan dengan kata-kata, namun dirasakan oleh setiap jiwa yang hadir. Semoga doa yang dipanjatkan pada malam yang penuh berkah ini menjadikan umat Islam semakin dekat dengan Allah SWT, serta menerima perlindungan dan keberkahan-Nya dalam menghadapi segala ujian kehidupan. Amin.
#TradisiBanjar#